Maulid Diba’ - Hubbun Nabi SAW
Headlines News :

NU

s

s

Kubah Masjid Rasulullah Muhammad SAW

Kubah Masjid Rasulullah Muhammad SAW

Shalawat Jalan Selamat

Shalawat Jalan Selamat
Home » » Maulid Diba’

Maulid Diba’

Written By Ahmad Maslakhudin on Senin, 30 Januari 2012 | 09:54


Pengantar
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada sang Nabi Junjungan Semesta, Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Amma ba’du. Bulan Maulid telah tiba, mengingatkan kita kembali pada hari kelahiran Sang Cahaya dan Rahmat bagi Semesta, Nabi Muhammad SAW. Senin 12 bulan Rabi’ul Awwal, 1437 tahun lalu, Makkah bercahaya kilau-kemilau menyambut kelahirannya.
Muhammad, sang kekasih Allah, belaian tangannya menenteramkan anak-anak yatim, kemurahan hatinya menyalakan obor kehidupan janda-janda miskin, dan ajarannya memuliakan dalam kebersahajaan. Semesta raya memanjatkan doa, mengucap salam, dan memohonkan kasih Allah baginya. Bahkan Sang Pencipta sendiri mengucapkan shalawat dan salam kepadanya.
Pada edisi Maulid ini, alKisah menurunkan lagi salah satu Maulid ternama, Maulid Ad-Diba’i, yang disusun seorang ulama besar, Imam Abdurrahman Ad-Diba’i asySyaibani. Maulid Ad-Diba’i, atau biasa disingkat Maulid Diba’, adalah Maulid yang sangat populer di kalangan umat Islam Indonesia, terutama kalangan pesantren.
Di kalangan habaib dan muhibbin, Maulid Diba’ juga mempunyai peminat yang tidak sedikit. Di Bekasi, misalnya, pembacaan Maulid Diba’ secara rutin dilakukan oleh Habib Ali bin Saleh Alathas. Bahkan belakangan nama beliau sangat identik dengan Maulid Diba’. Karena itu pula, berbarengan dengan bonus Maulid Diba’ tertulis, pada edisi ini alKisah juga menurunkan bonus VCD pembacaan Maulid Diba’ oleh Habib Ali bin Saleh Alatas dan putranya, Habib Abdullah bin Ali Alatas. Yang perlu diperhatikan, beberapa Maulid, termasuk Maulid Diba’, tidak mempunyai qashidah mahallul qiyam sendiri. Sehingga dalam pembacaannya sering menggunakan qashidah mahallul qiyam dari Maulid-maulid lain, seperti Simthud Durar, Barzanji, dan lain-lain. Selain itu, untuk menyingkat waktu, dalam pembacaan Maulid rutin, bukan istimewa seperti dalam peringatan tertentu, biasanya tidak semua bagian Maulid Diba’ dibaca. Maka, jika Anda bandingkan, dalam bonus Maulid Diba’ kali ini ada beberapa bagian dalam buku yang sengaja tidak dibacakan di VCD. Dengan menurunkan bonus buku dan VCD Maulid Ad-Diba’i, mudah-mudahan Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang yang gembira atas kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW. Sedangkan gembira dengan kelahiran Nabi adalah sebagian tanda keshalihan hidup di dunia dan isyarat keselamatan hidup di akhirat.
Sebagaimana diriwayatkan Al-Hakim, dari Tsuwaibah Al-Aslamiyyah, budak perempuan yang dibebaskan Abu Lahab karena membawa berita gembira tentang kelahiran keponakannya, Muhammad. Setelah kematiannya, Abu Lahab pernah terlihat dalam mimpi Tsuwaibah. Tsuwaibah bertanya, “Bagaimana keadaanmu?”Abu Lahab menjawab, “Aku berada dalam neraka. Namun, aku mendapatkan keringanan setiap hari Senin. Aku dapat meminum air dari titik yang terletak di antara jari-jariku. Ini adalah keajaiban yang kuterima karena aku membebaskan Tsuwaibah saat ia membawa berita gembira kepadaku tentang kelahiran Muhammad.” Demikianlah, jika orang kafir saja mendapatkan anugerah dari Allah karena senang mendengar kelahiran Nabi, apa lagi kita, umat Islam. Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘alaih.  
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hubbun Nabi SAW - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger